Tampilkan postingan dengan label Provinsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Provinsi. Tampilkan semua postingan

15 April 2016

Peta Dunia dan Indonesia

World Map 2004

Saat ini, Indonesia terdiri dari 34 provinsi. Dari 34 provinsi tersebut, 5 di antaranya memiliki status khusus sebagai daerah khusus atau daerah istimewa yaitu: Aceh, Jakarta,Papua, Papua Barat, dan Yogyakarta. Dari ke-34 provinsi tersebut, 10 di antaranya terletak di Pulau Sumatera, 6 di Pulau Jawa, 5 di Pulau Kalimantan, 6 di Pulau Sulawesi, 3 di Kepulauan Nusa Tenggara, 2 di Kepulauan Maluku, dan 2 lainnya terletak di Pulau Papua.

Peta Indonesia 34 Provinsi
Semua gambar Peta 34 Provinsi Di Indonesia disajikan dalam file yang berukuran besar, sengaja dipisahkan per halaman agar ringan dibuka, nyaman, mudah di download. Silahkan klik nama provinsi untuk langsung menuju ke bagian tentang provinsi bersangkutan.

Untuk mempermudah pencarian, dalam postingan ini saya kelompokkan berdasar kedudukan geografis propinsi atau berdasarkan keberadaan propinsi di suatu pulau di Indonesia.

8 Juli 2014

Peta Provinsi Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia yang beribukotakan Palu.
Wilayah provinsi Sulawesi Tengah sebelum jatuh ke tangan Pemerintahan Hindia Belanda merupakan sebuah Pemerintahan Kerajaan yang terdiri atas 15 kerajaan di bawah kepemimpinan para raja yang selanjutnya dalam sejarah Sulawesi Tengah dikenal dengan julukan Tujuh Kerajaan di Timur dan Delapan Kerajaan di Barat.

Semenjak tahun 1905, wilayah Sulawesi Tengah seluruhnya jatuh ke tangan Pemerintahan Hindia Belanda, dari Tujuh Kerajaan di Timur dan Delapan Kerajaan di Barat, kemudian oleh Pemerintah Hindia Belanda dijadikan Landschap-landschap atau Pusat-pusat Pemerintahan Hindia Belanda yang meliputi, antara lain:

1.    Poso Lage di Poso
2.    Lore di Wianga
3.    Tojo di Ampana
4.    Pulau Una-una di Una-una
5.    Bungku di Bungku
6.    Mori di Kolonodale
7.    Banggai di Luwuk
8.    Parigi di Parigi

9.    Moutong di Tinombo
10. Tawaeli di Tawaeli
11. Banawa di Donggala
12. Palu di Palu
13. Sigi/Dolo di Biromaru
14. Kulawi di Kulawi
15. Tolitoli di Tolitoli




Provinsi Sulawesi Tengah
Slogan: "Maliu Ntinuvu"
(Bahasa Kaili: "Mempersatukan semua unsur dan potensi yang ada")
sulawesi tengah 197x300 Pakaian Adat Indonesia
Pakaian  Adat Sulteng:  Baju Nggembe
     
Rumah Adat : Rumah Tambi


Hari jadi
13 April 1964 (hari jadi)
Dasar hukum
UU No. 13/1964
Ibu kota
3º 30' LS - 1º 50' LU
119º 0' - 124º 20' BT
Pemerintahan
• Gubernur
Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.[1]
H. Sudarto, SH, M.Hum
• Sekretaris Daerah
Drs. Amjad Lawasa, M.Si
Luas
• Total
61,841.29 km2(23,877.06 mil²)
Populasi (2010)[2]
• Total
2.635.009
• Kepadatan
43/km2 (110/sq mi)
Demografi
Kaili (20%), Bugis (14%),Gorontalo (18%), Pamona,Mori
• Agama
Islam (76.6%), Protestan(17.3%), Katolik (3.2%), Hindu(2.7%), 
Budha (0.16%)
• Bahasa
Bahasa Indonesia, Pamona,Mori, Kaili dan lain-lain
9
1
147
Situs web


Untuk melihat Peta Provinsi 
di Indonesia
disini

Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia dan sumber lain yang relevan

Peta Provinsi Papua

Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur West New Guinea (Irian Jaya). Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini atau East New Guinea. Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, namun sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi di mana bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat, dengan batas wilayah sebagai berikut:


Asal-usul nama pulau Papua memiliki perjalanan yang panjang seiring dengan sejarah interaksi antara bangsa-bangsa asing dengan masyarakat Papua, termasuk pula dengan bahasa-bahasa lokal dalam memaknai nama Papua.

Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002.

UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua mengamanatkan nama provinsi ini untuk diganti menjadi Papua. Pada tahun 2003, disertai oleh berbagai protes (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi Irian Jaya Barat (setahun kemudian menjadi Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.

Nama Papua Barat (West Papua) masih sering digunakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), suatu gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri.

Provinsi Papua
Slogan: Karya Swadaya

Hari jadi
1 Mei 1963 (direbut dari Belanda)
Ibu kota
9º 20' - 0º 10' LS
134º 10' - 141º 10' BT
Pemerintahan
 • Gubernur
Luas
 • Total
309.934.4 km2(119,666.3 mil²)

(setelah pembentukan Papua Barat)
Populasi (2010)[2]
 • Total
2.831.381
 • Kepadatan
9.1/km2 (24/sq mi)
Demografi
 • Suku bangsa
Papua (52%), Non Papua/Pendatang (48%) (2002)
·         Papua: Suku Aitinyo,Suku Aefak, Suku Asmat,Suku Agast, 
·         Non-Papua/Pendatang:Jawa, Bugis, Sunda,Makassar, 
        Buton, Batak,Minahasa, Huli, Tionghoa,
 • Agama
Protestan (51,2%), Katolik(23,42%), Islam (22%), Hindu(3%), 
Budha (0,13%)
 • Bahasa
Bahasa Indonesia dan 268 Bahasa Daerah
27
2
214
Apuse, Yamko Rambe Yamko
Situs web

Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia dan sumber lain yang relevan