Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan

23 Juli 2014

Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak/Pandega Putri

Image
Contoh Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri
 1. Tutup Kepala:
a) dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.
b) berbentuk topi bulat.
c) lebar lidah topi ± 4 cm.

2. Baju:
a) dibuat dari bahan warna coklat muda.
b) lengan pendek.
c) model prinses di bagian depan dan belakang.
d) memakai lidah bahu selebar 3 cm.
e) kerah model kerah dasi.
f) dua saku dalam di bagian depan bawah kanan dan kiri mulai dari garis potongan prinses ke jahitan samping, dengan tinggi saku 14-15 cm.
g) tanpa ban pinggang.
h) panjang sampai garis pinggul, dikenakan di luar rok.

3. Rok:
a) dibuat dari bahan warna coklat tua.
b) bagian bawah melebar (model “A“).
c) dengan lipatan tertutup (splitplooi) di bagian belakang.
d) memakai saku dalam di samping kanan dan kiri.
e) panjang rok 10 cm di bawah lutut.

4. Setangan Leher:
a) dibuat dari bahan warna merah dan putih.
b) berbentuk segitiga sama kaki;
(1) sisi panjang 120-130 cm dengan sudut bawah 90ยบ(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
(2) bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm.
c) setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan
± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d) dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e) dikenakan di bawah kerah baju.

5. Kaos Kaki:
a) panjang kaos kaki sampai betis.
b) warna hitam.

6. Sepatu:
a) model tertutup.
b) warna hitam.
c) bertumit rendah.

7. Tanda Pengenal terdiri dari:
a) tanda topi dikenakan di topi bagian depan tengah.
b) papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan atas.
Sumber: Klik disini

Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak/Pandega Putra

Image
Contoh Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putra
1) Tutup Kepala:
a) dibuat dari bahan warna coklat tua.
b) berbentuk baret.
c) dikenakan dengan tepi mendatar, bagian atasnya ditarik miring ke kanan.

2) Baju:
a. dibuat dari bahan warna coklat muda.
b. lengan pendek.
c. memakai lidah bahu lebar 3 cm.
d. kerah model kerah dasi.
e. kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya.
f. memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang.
g. dimasukkan ke dalam celana.

3) Celana:
a) dibuat dari bahan warna coklat tua.
b) berbentuk celana panjang.
c) memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1 cm.
d) memakai saku dalam di samping kanan dan kiri.
e) memakai saku tempel di bagian belakang kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm dan diberi tutup.
f) memakai saku timbul di bagian samping kanan dan kiri dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).
g) memakai ritsleting di bagian depan.
h) memakai ikat pinggang berwarna hitam.

4) Setangan Leher:
a) dibuat dari bahan warna merah dan putih
b) berbentuk segitiga sama kaki;
(1) sisi panjang 120-130 cm dengan sudut bawah 90ยบ(panjang disesuaikan dengan tinggi badan
pemakai sampai di pinggang)
(2) bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm
c) setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d) dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e) dikenakan di bawah kerah baju.

5) Kaos Kaki:
a) panjang kaos kaki sampai betis.
b) warna hitam.

6) Sepatu:
a) model tertutup.
b) warna hitam.

7) Tanda Pengenal terdiri dari:
a) tanda topi dikenakan di baret sebelah kiri.
b) papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku.

Sumber: Klik disini

Pakaian Seragam Harian Pramuka Penggalang Putri



1. Tutup Kepala:
a) dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.
b) berbentuk topi bulat.
c) lebar lidah topi ± 4 cm.

2. Baju:
a) dibuat dari bahan warna coklat muda.
b) lengan pendek.
c) memakai lidah bahu lebar 3 cm.
d) kerah model kerah dasi.
e) kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya.
f) memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang.

3.  Rok:
a) dibuat dari bahan warna coklat tua.
b) berbentuk kulot.
c) memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1 cm.
d) memakai 2 (dua) saku timbul di bagian depan dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).
e) bagian depan dan belakang tanpa lipatan, hanya menggunakan kupnat.
f) memakai ritsleting di bagian belakang.
g) memakai ikat pinggang berwarna hitam.
h) panjang kulot 5 cm di bawah lutut.

4.  Setangan Leher:
a) dibuat dari bahan warna merah dan putih.
b) berbentuk segitiga sama kaki;
(1) sisi panjang 100-120 cm dengan sudut bawah 90ยบ(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
(2) bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm.
c) setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d) dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e) dikenakan di bawah kerah baju.

5. Kaos Kaki:
a) panjang kaos kaki sampai betis.
b) warna hitam.

6. Sepatu:
a) model tertutup.
b) warna hitam.
c) bertumit rendah.

7. Tanda Pengenal:
a) tanda topi dikenakan di topi bagian depan tengah.
b) papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku.

Sumber: Klik disini

Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga Putri

1. Tutup Kepala:
a) dibuat dari kain warna coklat tua.
b) berbentuk topi joki terdiri dari lima potongan.
c) pada batas tiap potongan diberi bisban warna coklat muda selebar ¼ cm.
d) di bagian atas, tepat pada pertemuan potonganpotongan diberi bulatan sebagaI hiasan,   
     bergaris tengah antara 1 sampai 3 cm warna coklat tua.
e) pada bagian belakang topi diberi elastik.
f) lebar lidah topi di bagian depan 5 cm, warna coklat tua.

2. Baju:
a) dibuat dari bahan warna coklat muda.
b) lengan pendek.
c) memakai lidah bahu, dengan lebar 2,5 cm.
d) kerah model kerah shiller.
e) memakai 2 (dua) buah kancing dipasang di bagian depan (dibuat di dalam 2 lipatan).
f) memakai lipatan hiasan melintang di dada selebar 2cm.
g) lengan baju diberi 2 (dua) lis warna coklat tua; lebar lis atas 1,5 cm, lebar lis bawah 3 cm.
h) memakai 2 (dua) saku tempel pada bagian depan bawah kanan dan kiri.
i) 1 (satu) cm dari tepi atas saku diberi lis warna coklat tua, lebar 1,5 cm.
j) disamping kanan dan kiri bawah diberi belahan.
k) panjang sampai garis pinggul, dipakai di luar rok.
3. Rok:
a) dibuat dari bahan warna coklat tua.
b) berbentuk kulot.
c) memakai ban pinggang dan diberi karet/elastik disisi kanan dan kiri.
d) memakai 2 (dua) saku timbul di bagian depan, dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).
e) bagian depan dan belakang tanpa lipatan, hanya menggunakan kupnat.
f) memakai ritsleting di bagian belakang.
g) panjang 5 cm di bawah lutut.

4. Setangan Leher:
a) dibuat dari bahan warna merah dan putih.
b) berbentuk segitiga sama kaki;
(1) sisi panjang 90 cm dengan sudut bawah 90ยบ(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
(2) bahan dasar warna putih dengan lis merah selebar 5 cm.
c) setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d) dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
e) dikenakan di bawah kerah baju.

5. Kaos Kaki:
a) panjang kaos kaki sampai betis.
b) warna hitam.

6.  Sepatu:
a) model tertutup.
b) warna hitam.
c) bertumit rendah.

7. Tanda Pengenal:
a) tanda topi dikenakan di topi bagian depan tengah.
b) papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas lipatan.

Sumber: Klik disini

Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga Putra



Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga Putra

1.    Tutup Kepala:
1.1.  dibuat dari kain warna coklat tua.
1.2.  berbentuk topi joki terdiri dari lima potongan.
1.3.  pada batas tiap potongan diberi bisban warna coklat muda selebar ¼ cm.
1.4.  di bagian atas, tepat pada pertemuan potonganpotongan diberi bulatan sebagai hiasan, bergaris tengah antara 1 sampai 3 cm warna coklat tua.
1.5.  pada bagian belakang topi diberi elastik.
1.6.  lebar lidah topi di bagian depan 5 cm, warna coklat tua.
2.    Baju:
2.1.  dibuat dari bahan warna coklat muda.
2.2.  lengan pendek.
2.3.  memakai lidah bahu, dengan lebar 2,5 cm.
2.4.  kerah model kerah shiller.
2.5.  memakai 2 (dua) buah kancing dipasang di bagian depan (dibuat di dalam 2 lipatan).
2.6.  memakai lipatan hiasan melintang di dada selebar 2 cm.
2.7.  lengan baju diberi 2 (dua) lis warna coklat tua; lebar lis atas 1,5 cm, lebar lis bawah 3 cm.
2.8.  memakai 2 (dua) saku tempel pada bagian depan bawah kanan dan kiri.
2.9.  1 (satu) cm dari tepi atas saku diberi lis warna coklat tua, lebar 1,5 cm.
2.10.              disamping kanan dan kiri bawah diberi belahan.
2.11.              panjang sampai garis pinggul, dipakai di luar celana
3.    Celana:
3.1.  dibuat dari bahan warna coklat tua.
3.2.  berbentuk celana pendek.
3.3.  memakai ban pinggang dan diberi karet/elastik disisi kanan dan kiri.
3.4.  memakai saku tempel di bagian belakang kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm dan diberi tutup.
3.5.  memakai saku timbul di bagian samping kanan dan kiri dengan lipatan dalam ditengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).
3.6.  memakai kancing dan ritsleting di bagian depan celana.
3.7.  panjang celana sampai lutut.
4.    Setangan Leher:
4.1.  dibuat dari bahan warna merah dan putih.
4.2.  berbentuk segitiga sama kaki;
4.2.1.    sisi panjang 90 cm dengan sudut bawah 90ยบ(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
4.2.2.    bahan dasar warna putih dengan lis merah selebar 5 cm.
4.3.  setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
4.4.  dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.
4.5.  dikenakan di bawah kerah baju.
5.    Kaos Kaki:
5.1.  panjang kaos kaki sampai betis.
5.2.  warna hitam.
6.    Sepatu:
6.1.  model tertutup.
6.2.  warna hitam.
7.    Tanda Pengenal terdiri dari:
7.1.  tanda topi dikenakan di topi bagian tengah depan.
7.2.  papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas lipatan.


Sumber: Klik disini


1 Mei 2013

Kode Morse


Penemu Kode Morse

Samuel Finley Breese Morse (April 27, 1791 - April 2, 1872) adalah seorang penemu Amerika. Dia berkontribusi pada penemuan sistem single-wiretelegraph berdasarkan Telegraf Eropa, adalah co-penemu kode Morse, dan juga pelukis.
Morse lain yang didukung lembaga perbudakan serta anti-Katolik dan anti-imigrasi upaya di Amerika Serikat.

5 April 2013

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dari Masa Ke Masa

A. Pendahuluan

Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.

16 Oktober 2012

Mengenal Tanda-tanda Alam

Pramuka adalah juga pecinta alam lalu saking cintanya maka harus mengenal tentang alam dan tanda-tandanya. Berikut pengenalan alam sekitar kita yang sering kita temui saat berkemah:

1. Kabut
Kabut tipis dan rata membumbung tinggi ke atas berarti kurangnya uap air di udara dan brtanda cuaca akan selalu baik.Cuaca terang benderang pada pagi hari bertanda buruk pada hari itu, apabila kemarin ada hujan.Langit yang ditutupi awan kemudian meulai terang pada pagi hari bertanda cuaca baik.Apabila ada kabut di atas lembah pada pagi hari bertanda cuaca baik, sedang di gunung akan turun hujan.

2. Awan
Apabila langit diliputi awan yang tebal dan gelap berarti akan turun hujan yang deras.

3. Matahari
Apabila matahari terbit berwarna merah dan diliputi garis-garis awan yang kehitaman bertanda ada hujan, apabila berwarna bersih dan terang dan bertanda hari baik. Matahari terbit dengan warna kemerah-merahan yang terang bertanda cuaca baik, apabila warna merah dicampuri garis kekuning-kuningan bertanda hujan lebat.
Apabila matahari terbenam dengan warna kekuning-kuningan/orange bertanda ada hujan, apabila dengan warna merah muda atau kekuning-kuningan bertanda baik, warna merah pada matahari terbenam berarti akan ada angin yang cukup kencang.

4. Bintang
Apabila pada malam hari bintang di langit kelihatan terang sekali, maka pada malam itu cuaca akan baik, sedangkan bila nampak suram bertanda cuaca kurang baik/buruk.

5. Bulan
Apabila terlihat terang dan bersinar berarti cuaca baik, tapi bila bulan diliputi awan yang gelap berarti hujan akan turun.
Apabila ada lingkaran putih (halo) yang melingkari bulan berarti tidak ada ketentuan cuaca pada hari itu.

6. Binatang
Apabila kita perhatikan naluri binatang dengan seksama, yang ada hubungannya dengan cuaca maka, kita akan tercengang atas keganjilan-keganjilan yang dilakukannya dengan cara mereka, antara lain :

1. Laba-laba
Akan bersembunyi bila cuaca akan buruk, dan rajin mengerjakan sarangnya apabila cuaca baik.

2. Semut
Akan tetap di dalam lubangnya bila cuaca akan buruk, apabila mereka keluar dan berjalan mondar-mandir bertanda cuaca akan tetap baik.

3. Lebah
Dengan melihat sarangnya; pada cuaca baik, mereka berterbangan jauh dari sarangnya/peternakan.

4. Lalat
Apabila akan turun hujan mereka akan hinggap di tembok/dinding, sedangkan pada cuaca baik mereka akan berterbangan kian kemari.

5. Nyamuk
Apabila di pagi hari mereka mengganggu atau menggigit kita, maka berarti akan turun hujan. Apabila pada matahari terbenam berterbangan kian kemari dan terbang berduyun-duyun bertanda cuaca baik Apabila selalu terbang di tempat yang gelap/ di dalam bayang/bayang bertanda cuaca akan buruk/datang hujan.

6. Cacing
Apabila pada malam hari mereka menimbun tanah berbutir-butir di kebun, berarti akan turun hujan.

7. Lintah
Kita dapat membuat barometer dari seekor lintah yang ditaruh dalam gelas berisi air, yaitu : Bila lintah melekat pada gelas di atas permukaan air, maka bertanda cuaca akan tetap membaik ; Apabila ia berdiam di dasar gelas bertanda cuaca buruk dalam waktu yang lama ; apabila akan datangtopan maka ia akan melekat erat-erat di gelas sedang ekornya digerak-gerakkan sekeras-kerasnya.

8. Siput
Pada cuaca yang baik akan merayap dengan tenang, sedang pada cuaca buruk akan merayap dengan cepat.

9. Ikan
Akan melompat-lompat di atas air bila cuaca akan buruk.

10. Katak
Pada cuaca buruk akan berdiam dalam air dan pada cuaca baik mereka akan duduk di tepi kolam.
Apabila pada malam hari cuacanya baik di musim kemarau mereka tidak menyanyi maka cuaca buruk akan datang.

11. Ayam
Pada waktu hujan ayam akan berteduh. Bila hujan tidak akan lama mereka akan tetap berjalan-jalan dan membiarkan dirinya kehujanan. Apabila mereka selalu mencakar-cakar tanah berarti hujan akan datang.

12. Bebek / Angsa
Mereka nampak tidak senang dan selalu menggigit bulunya (memberi lemak), apabila cuaca akan buruk.

13. Burung Kepinis
Pada waktu cuaca baik mereka akan terbang tinggi sekali karena serangga tinggi pula terbangnya.
Apabila terbang rendah sekali bertanda cuaca buruk akan hujan.
Bila cuaca buruk di pagi hari maka mereka tidak akan keluar dari sarangnya.

14. Kambing
Apabila akan turun hujan bau badannya dapat tercium dari jarak yang lebih jauh daripada ketika cuaca baik.

15. Kelelawar
Mereka akan terbang mulai senja hari bila cuaca akan baik pada malam hari itu.
Bila mereka berdiam di dalam goa maka cuaca akan buruk.

16. Asap
Bila asap naik dengan tegak lurus dan tinggi sekali maka cuaca pada hari itu akan tetap baik. Apabila asap naiknya mendatar dengan tanah/rendah maka cuaca akan buruk.Burung
17. Gagak
Apabila hujan akan turun mereka akan terbang berputar-putar di atas sarangnya.

Tanda-tanda lain apabila cuaca akan buruk :
1. Kucing akan duduk membelakangi api sambil mengusap-usap kepalanya dengan kaki depannya yang dibasahi dengan mulutnya.
2. Bila anjing menggali tanah atau menyembunyikan tulangnya.
3. Burung-burung membasahi bulunya dengan paruhnya.
4. Bila bau bunga tercium semerbak sekali.
5. Burung-burung laut terbang menuju daratan.

Dengan mengenali tanda tanda alam dan sekitar kita, akan terasa jadi lebih dekat dan nyaman sekaligus menikmati alam ciptaan Tuhan . Semoga bermanfaat di suatu hari nanti.

sumber : pramukanet.org

Berkemah













Jadi anggota Pramuka tapi gak pernah berkemah asanya tidaklah lengkap, karena penerapan metode pendidikan Kepramukaan salah satunya melalui kegiatan berkemah. tujuan dan salah satu upaya penerapaasaran kegiatan tentunya anda sudah mengenal betul. Namun demikian banyak yang kurang memahami bagaimana tatacara berkemah yang baik.

10 Oktober 2012

Penyebutan yang Bikin Salah Kaprah


Dalam lingkungan Gerakan Pramuka, banyak mengenal beberapa istilah atau singkatan singkatan yang kadangkala orang keliru dalam bahasan kata atau peyebutannya. Hal ini menjadi yang biasa karena kebiasaan yang dilafalkan dan “dianggapkan” dalam kehidupan sehari hari . Demikian pula dianggap memiliki kedekatan (dihubung-hubungkan) maknanya, yang belum tentu benar sesuai arti yang sesungguhnya. Misalnya saja seperti di bawah ini.